Jika OSO Dilarang Nyalon, Kader Hanura Seperti Anak Ayam Kehilangan Induk

Kamis, 20 Desember 2018, 11:59 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Kader Hanurua demo di KPU/RMOL

RMOL. Pelarangan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta alias OSO maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Pemilu 2019 sebagai kerugian besar bagi para kader Hanura.

Demikian diungkapkan salah satu orator dari atas mobil komando pada aksi damai di depan kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (20/12).

Mereka bahkan mengaku, jika OSO tidak jadi nyaleg DPD, kader Hanura akan merasa seperti anak ayam yang kehilangan induknya.

"Kalau Pak OSO tidak boleh mencalonkan diri, kami kehilangan induk saudara-saudara," kata sang orator yang disambut teriakan massa aksi yang berjumlah ribuan orang.

Dengan demikian dan mengingat keputusan Mahkamah Agung (MA) yang sudah mewajibkan KPU untuk meloloskan pencalegan DPD OSO, agar segera memasukkan nama pria asal Kalimantan Barat itu ke dalam daftar caleg tetap (DCT) DPD.

"Kami mohon ketua KPU dan komisioner untuk mendengar aspirasi kami," pungkasnya. [rus]
Tag:

Kolom Komentar


loading