Andi Arief Dilaporkan, Fadli Zon: Jangan Nodai Demokrasi Dengan Kriminalisasi

Senin, 07 Januari 2019, 13:44 WIB | Laporan: Faisal Aristama

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon/RMOL

RMOL. Laporan polisi yang dilakukan oleh relawan Jokowi-Ma'ruf terhadap Wasekjen Demokrat, Andi Arief terkait cuitan di Twitter dinilai sebagai tindakan kriminalisasi.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/1).

"Apa yang dicuitkan oleh saudara Andi Arief di Twitter-nya itu bukan menyebarkan hoax, coba dibaca dengan jernih. Dia kan hanya meminta klarifikasi, minta itu dicek," ujar Fadli.

"Jadi, janganlah demokrasi kita dinodai dengan kriminalisasi, kalau demokrasi kita dinodai kriminalisasi mendingan enggak usah ada demokrasi," sambungnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR itu menilai dalam iklim demokrasi, perbedaan merupakan sebuah keniscayaan. Karenanya, dia mengimbau semua pihak tidak boleh mengkriminalisasi gara-gara hanya berbeda pendapat.

"Makanya hal-hal yang berbeda pendapat enggak usah dikriminalisasi. Hal-hal yang berbeda pendapat warna demokrasi ya harus berbeda pendapat. Kalau semuanya sependapat semuanya senada gitu ya bukan demokrasi namanya," pungkas Fadli. [rus]

Kolom Komentar


Video

Hari Terkelam Bagi Selandia Baru

Jumat, 15 Maret 2019
Video

TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

Jumat, 15 Maret 2019
loading