DPR: Praktik Satu Kanal Pengiriman TKI Ke Arab Bukan Monopoli

Senin, 14 Januari 2019, 19:14 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Saleh Partaonan Daulay/RMOL

RMOL. Dalam pengiriman tenaga kerja ke Arab Saudi, pemerintah Indonesia memberlakukan sistem satu kanal untuk mempermudah mekanisme pengiriman.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh P. Daulay berpendapat bahwa sistem ini tidak ada praktik monopoli.

"Kalau yang namanya monopoli kan satu perusahaan saja, ini kan tidak satu perusahaan. Kalau menurut penjelasan dari Kemenaker itu semua orang silakan datang daftar di situ tapi diseleksi melalui satu saluran, one channel," kata Saleh di komplek DPR, Jakarta, Senin (14/1).

"Ternyata yang dimaksud mereka (pemerintah) itu, one Channel ini merupakan sistem rekrutmen dari pada asosiasi perusahaan penempatan pekerjaan migran Indonesia di luar negeri," tambahnya.

Sambung politisi PAN tersebut, jadi nanti di sana ada satu lembaga yang menyeleksi bukan hanya dari Kementerian Tenaga Kerja saja tapi juga melibatkan instansi-instansi lain.

"Misalnya dalam hal ini Kadin juga ikut di dalam. Kemudian organisasi perusahaan yang selama ini ikut mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri itu juga ada di situ termasuk juga  Kementerian Luar Negeri," pungkas Saleh. [rus]

Kolom Komentar


Video

Hari Terkelam Bagi Selandia Baru

Jumat, 15 Maret 2019
Video

TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

Jumat, 15 Maret 2019
loading