Dugaan Fahri, Akuisisi Freeport Sebatas Permainan Antar Pemilik

Kamis, 17 Januari 2019, 00:12 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Fahri Hamzah/Net

RMOL. Akuisisi saham PT Freeport Indonesia yang dilakukan pemerintah melalui PT Inalum masih menyisakan tanda tanya bagi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Dana besar yang didapat Inalum, menurut Fahri, tidak jelas asal muasalnya. Apalagi, Inalum merupakan BUMN baru dan kecil, tapi secara tiba-tiba mendapat dana modal besar hingga mampu mengakuisisi PT Freeport Indonesia.

Fahri mengaku masih mencari tahu tentang pemberi utang, struktur utang, dan penjamin utang Inalum. Termasuk perusahaan dan konsorsium yang terlibat dalam akuisisi tersebut.

“(Sebab) kemarin saya baca hasil rapat dengan Komisi VII DPR tidak ada penjelasan detail soal itu,” jelasnya saat ditemui di Hotel Gran Alia, Cikini, Jakarta, Rabu (16/1).

Dia menduga akuisisi Freeport sebatas permainan antar pemilik saja. Sistemnya, seperti rentenir yang memberikan pinjaman uang.

“Dugaan saya permainan antar pemilik saja. Ini seperti rentenir kasih pinjam uang untuk beli barang rentenir. Ini yang harus dijelaskan. Karena jelas Inalum itu ada transaksi yang tidak bisa diawasi DPR,” bebernya.

Fahri berharap BPK dan KPK turun menyelidiki pendanaan Inalum demi kepentingan bangsa Indonesia.

“Kita menuntut audit untuk memberikan rasa tenang bangsa kita, Indonesia khususnya masyarakat Papua,” pungkasnya. tentang transaksi apa yang terjadi di Freeport,” pungkasnya. [ian]

Kolom Komentar


loading