DEBAT PILPRES 2019

Efek Kehati-hatian Membuat Prabowo Kurang Nendang

Jumat, 18 Januari 2019, 15:07 WIB | Laporan: Adityo Nugroho
RMOL. Debat perdana Pilpres yang berlangsung tadi malam dengan tema hukum, HAM, korupsi dan terorisme terasa sangat membosankan di mata publik.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Poltik RMOL, Jumat (18/1).

"Secara umum debat membosankan karena kedua paslon tak bisa mengelaborasi proposal kebijakan yang akan mereka lakukan 5 tahun ke depan jika mereka menang," ungkap Adi.

Menurut dia, paslon di babak awal terlihat kaku dan jaim. Ini sangat terkait dengan peratutan KPU yang rigit hingga mempersempit ruang manuver paslon.

Sambungnya, dalam debat tadi malam juga ada pertukaran gaya debat. Jokowi relatif banyak menyerang dengan intonasi dan mimik yang tak biasanya.

"Sementara Prabowo relatif kalem dan bisa menahan diri. Efek kehatia-hatian itu membuat pernyataan Prabowo kurang nendang. Malah Jokowi yang banyak nyerang balik," pungkasnya. [rus]

Kolom Komentar


loading