Dr. H. Oesman Sapta

Indonesia Perlu Tiru Penanggulangan Bencana Di Chile

 SENIN, 04 FEBRUARI 2019 , 22:28:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia Perlu Tiru Penanggulangan Bencana Di Chile

Ahmad Ali/Net

RMOL. Penanggulangan bencana di Indonesia harus dikelola lebih sistematik dan terpadu. Sebab, Indonesia merupakan wilayah yang diapit oleh tiga lempeng tektonik dunia.

Ketua Fraksi Nasdem Ahmad Ali meminta agar penanggulangan bencana tidak sebatas mitigasi risiko, tetapi juga manajemen bencana (disaster management).

“Semacam protokol penanganan bencana gempa yang lebih menyeluruh dan terpadu. Indonesia perlu belajar banyak dari negara-negara lain yang mampu menangani gempa dengan baik," kata Ali.

Ali kemudian mencontohkan Chile pasca diguncang gempa bumi. Mereka bertindak cepat dan melahirkan "Chile Prepares", sebuah kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur sistem penanganan bencana gempa yang sangat baik.

Hasilnya, di tahun 2015 saat Chile diterjang gempa berkekuatan 8,3 SR yang disusul tsunami, hanya dalam hitungan menit mereka berhasil mengevakuasi 1 juta warga. Sehingga efek dari gempa dan tsunami bisa diminimalisasi dan korban meninggal hanya 13 orang.

"Bandingkan dengan gempa di Indonesia yang bermagnitudo lebih rendah, namun korban yang jatuh jauh lebih banyak," ujarnya.

Mat Ali yakin dengan sistem penanganan bencana gempa yang terpadu, korban dan dampak dapat diminimalisir. Ia menekankan pentingnya sistem logistik kedaruratan bencana sebagai bagian integral dari sistem penangangan gempa terpadu.

Sebab berkaca dari pengalaman gempa Palu, sebenarnya banyak korban ditemukan di bawah reruntuhan dan bisa diselamatkan.

“Namun, karena keterbatasan dan keterlambatan alat berat, membuat proses evaskuasi terhambat dan nyawa mereka tak tertolong. Belum lagi persoalan distribusi bantuan makanan dan obat-obatan yang kacau terkait titik evakuasi yang tak terorganisasi baik," pungkasnya. [ian]
Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:06:00

Sandi Cium Tangan SBY

Sandi Cium Tangan SBY

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

Mulfachri Harahap Diperiksa

Mulfachri Harahap Diperiksa

, 20 FEBRUARI 2019 , 18:53:00

Curhat Buni Yani Dalam Lapas, Apa Ahok Pernah Kelihatan Di Penjara?
Segera Berakhir, Pemerintahan Jokowi Harus Tetap Diawasi
Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara
Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Hersu Corner22 Februari 2019 21:13

Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Andi Arief: Ungkap Kejadian, Sudirman Said Hendak Dihabisi
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Permainkan Rakyat
Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ada Rakyat Yang Tidak Bisa Makan
Dua Saksi Untuk Tersangka Samin Tan Mangkir Pemeriksaan
Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Bantuan Alsintan

Bantuan Alsintan

foto23 Februari 2019 04:29

Vaksin 14 Ribu Dosis Dikirim Ke NTB Cegah Rabies