Sebaiknya Ahok Dirumahkan Dulu Hingga Selesai Pilpres

Sabtu, 09 Februari 2019, 18:12 WIB | Laporan: Idham Anhari

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama/Net

RMOL. Bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama alias Ahok ke PDIP cenderung beresiko lantaran bisa mengurangi suara baru di kubu petahana.

Ancaman resiko juga harus ditanggung oleh partai politik berhaluan Islam di koalisi Joko Wodo-Maruf Amin.

"Hemat saya, Ahok harus dirumahkan dalam Pilpres 2019 ini," kata analis politik dari Telkom University, Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/2).

Dua hal bisa saja terjadi terhadap bergabungnya Ahok ke partai pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Pertama, menguatkan loyalis Ahok (Ahoker) mendukung petahana, saat yang bersamaan sebaliknya semakin menguatkan loyalis Prabowo-Sandi untuk memusuhi petahana dan PDIP.

Yang kedua, Ahok bisa memicu keluarnya pendukung yang kurang loyal di kubu petahana Jokowi-Maruf.

"Karena Ahok terlalu kental dengan isu penistaan agama yang akan terus dijadikan publik untuk memusuhinya," ujar Dedi. [rus]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading