Dr. H. Oesman Sapta

Muchdi PR Dukung Petahana, Kasus Munir Tetap Harus Diusut

 SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 12:31:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Muchdi PR Dukung Petahana, Kasus Munir Tetap Harus Diusut

Muchdi Purwoprandjono/Net

RMOL. Wakil Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono (PR) telah memilih dukung petahana, Jokowi-Maruf Amin di Pemilihan Presiden 2019.

Dukungan Muchdi PR ini bukan berarti melupakan kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Syafti Hidayat atau akrab dipanggil Uchok mengatakan, kasus kematian Munir yang penuh misteri harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Terlebih jika memang aparat hukum menemukan adanya bukti baru.

"Agar semuanya terang benderang," tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/2).

Pada tahun 2008 lalu, Muchdi yang juga mantan Direktur V Badan Intelijen Negara (BIN) sempat didakwa sebagai orang yang bertanggung jawab atas kematian Munir. Namun ketika itu, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis bebas mantan Danjen Kopassus itu.

Menurut dia, jika memang ditemukan adanya bukti baru yang kuat, siapapun yang terlibat dalam kasus pembunuhan Munir harus diseret ke pengadilan. Tidak terkecuali Muchdi PR yang sudah mendukung petahana.

"Karena semua warganegara sama kedudukannya di muka hukum. The equality before the law. Dukung mendukung dalam Pilpres itu soal biasa. Tapi asas praduga tidak bersalah harus dihormati. Makanya tugas penegak hukum harus membuktikannya di pengadilan," tegasnya.

"Siapapun yang terlibat dalam pembunuhan berencana bisa diancam hukuman mati atau hukuman seumur hidup," pungkas Uchok yang juga pendiri Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini kembali menekankan.[wid]
Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:06:00

Sandi Cium Tangan SBY

Sandi Cium Tangan SBY

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

Mulfachri Harahap Diperiksa

Mulfachri Harahap Diperiksa

, 20 FEBRUARI 2019 , 18:53:00

Curhat Buni Yani Dalam Lapas, Apa Ahok Pernah Kelihatan Di Penjara?
Segera Berakhir, Pemerintahan Jokowi Harus Tetap Diawasi
Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara
Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Hersu Corner22 Februari 2019 21:13

Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Andi Arief: Ungkap Kejadian, Sudirman Said Hendak Dihabisi
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Permainkan Rakyat
Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ada Rakyat Yang Tidak Bisa Makan
Dua Saksi Untuk Tersangka Samin Tan Mangkir Pemeriksaan
Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Bantuan Alsintan

Bantuan Alsintan

foto23 Februari 2019 04:29

Vaksin 14 Ribu Dosis Dikirim Ke NTB Cegah Rabies