Sekjen Nasdem: Impor Pangan Adalah Keputusan Politik Presiden Jokowi

Selasa, 12 Februari 2019, 20:11 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Johnny Plate/RMOL

RMOL. Partai pendukung pemerintah berharap tidak ada lagi serangan terhadap keputusan politik pemerintah mengimpor kebutuhan pangan.

Kebijakan impor pangan diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena ketersediaan pangan tidak mencukupi kebutuhan bangsa dalam periode tertentu.

"Produksi kita tidak mencukupi untuk permintaan kita. Jadi tidak ada pilihan, harus impor,” ujar Sekjen Partai Nasdem, Johnny Plate, kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (12/2).
Lomba Foto SelfiePilpres2019

Johnny mengaku pernah mengikuti rapat bersama Presiden dan Menko Perokonomian sebelum menetapkan kebijakan impor pangan besar-besaran. Kebijakan impor pangan diambil melalui pertimbangan panjang.

“Jadi Presiden harus ambil keputusan. Kita tahu memang data (pangan) itu harus di-revalidasi. Tapi mau tunggu validasi data sampai kapan? Rakyat keburu lapar. Presiden harus ambil keputusan, akhirnya impor yang diambil,” ucapnya.

Anggota Komisi XI DPR ini meminta agar isu impor pangan tidak terus dipolitisasi. Keputusan poltik yang diambil presiden berdasarkan data ketersediaan pangan yang valid.

"Jangan dipolitisasi barang ini. Keputusan politiknya sudah impor, jadi harus impor," tuturnya. [ald]
Editor: Aldi Gultom

Kolom Komentar


Video

Sebelum Sandi, Jokowi Pernah Janji Hapus Ujian Nasional

Jumat, 22 Maret 2019
Video

PSI: Jokowi Anjlok Karena Korupsi Parpol Pendukung

Jumat, 22 Maret 2019
loading