Romahurmuziy: Swasembada Pangan Bukan Berarti Tak Boleh Impor

Rabu, 13 Februari 2019, 15:59 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

M. Romahurmuziy/RMOL

RMOL. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Romahurmuziy mengatakan, komitmen Jokowi mencapai swasembada pangan tidak perlu diragukan. Tapi ini bukan berarti menghilangkan impor.

"Sebenarnya yang dimaksud dengan swasembada pangan itu bukan berarti tidak boleh impor," kata Romi biasa disapa di ruang kerjanya, gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (13/2).

Romi pun merujuk pada pengertian swasembada pangan yang dikeluarkan oleh FAO. Di dalam pengertian itu, importasi terhadap pangan sangat dimungkinkan jika ketersediaan tidak tercukupi.

"Impor sangat dimungkinkan. Dalam hal itu menjadi alternatif terakhir untuk menstabilkan gejolak harga,” kata Romi.

Menurut dia, kebijakan impor pangan juga sudah diatur dalam berbagai UU di Indonesia. Jadi tidak ada masalah dilakukan dalam kondisi tertentu semisal untuk mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri.

"Karena memang UU Perdagangan memungkinkan itu, UU Pertanian juga memungkinkan itu,” tegasnya.

Sejak menjadi pimpinan di Komisi IV DPR yang membidangi masalah pangan dan pertanian justru ia sudah meniscayakan adanya impor.

"Dan Indonesia dari waktu ke waktu memang menjadi salah satu importir dari komoditas penting dunia, seperti beras dan gula," jelasnya. [wid]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading