Aktivis ’98 Dukung Pansus Freeport Dibentuk

Selasa, 26 Februari 2019, 01:35 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Tambang/Net

RMOL. Wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) Freeport didukung oleh kalangan aktivis mahasiswa angkatan 1998. Dukungan diberikan agar ada transparansi di negeri ini.

Aktivis mahasiswa tahun 1998, Andrianto mengaku mendukung penuh wacana yang dilontarkan oleh Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu tersebut.

"Saya rasa penting Pansus Freeport," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/2).

Pansus Freeport diwacanakan Gus Irawan menyusul perbedaan keterangan antara mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dengan Presiden RI Joko Widodo terkait pertemuan rahasia di Istana Negara dengan bos Freeport McMoran James R Moffett.

Politisi Gerindra itu ingin proses pengambilalihan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51,2 persen oleh pemerintah melalui PT Inalum menjadi terang benderang dengan adanya pansus itu.

Andrianto mengaku setuju dengan usulan Gus Irawan. Dia berharap Pansus Freeport bisa membuka tabir pengambilalihan saham senilai puluhan triliun rupiah itu.

"Ada kabut hitam di balik ini. Kita sebagai rakyat tidak habis pikir. Kenapa barang milik kita kok kita suruh bayar. Lagi pula kesan terburu-buru, kejar tayang,” jelasnya.

“Belum lagi dana Rp 56 triliun divestasi itu dari mana. Ini uang besar lebih 10 kali (uang skandal Bank) Century," pungkas Andrianto yang juga presidium Persatuan Pergerakan ini. [ian]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading