Gerindra: Pemerintah Berhasrat Jadikan Pembebasan Siti Aisyah Sebagai Pencitraan

Rabu, 13 Maret 2019, 13:08 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Siti Aisyah diapit Menteri Yasonna dan Dubes Rusdi/Net

RMOL. Dirjen AHU Kemenkumham, Cahyo Rahadian Muzhar, tidak lama setelah Siti Aisyah diputus bebas, menjelaskan bahwa pembebasan Siti Aisyah didasari oleh permintaan Menkumham, Yasonna H. Laoly kepada Jaksa Agung Malaysia.

Klaim tersebut berbeda dengan apa yang disebutkan oleh PM Malaysia Mahathir Mohammad. Mahathir menyatakan bahwa bebasnya Siti Aisyah karena proses aturan hukum.

Anggota Komisi III DPR Romo Muhammad Syafii menyatakan bahwa momen ini tidak lepas dari adanya upaya pencitraan dari pemerintah.

"Saya lihat ada keinginan atau hasrat yang besar untuk menjadikan ini sebagai pencitraan. Seakan-akan pemerintah melakukan kerja-kerja superman," kata Romo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/3).

Politisi Gerindra itu menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah sudah merupakan keharusan dalam melindungi setiap warga negaranya di manapun berada.

Sementara kebebasan Siti Aisyah, sesuai dengan pernyataan Mahathir, sudah berdasarkan prosedur hukum yang berlaku.

"Sementara apa sih kehebatan pemerintah kita bisa intervensi hukum Malaysia?" tandas Romo.

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading