DPR Tidak Pernah Setuju Impor Pangan

Selasa, 19 Maret 2019, 18:47 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Edhy Prabowo/RMOL

RMOL. Permasalahan impor pangan yang terus berlangsung kembali dikeluhkan oleh petani. Dalam acara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ketua DPD RI Oesman Sapta menegaskan kepada pemerintah untuk menghentikan impor.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo menyatakan pihaknya tidak pernah setuju dengan kebijakan impor pangan yang dilakukan pemerintah.

"Jadi saya pikir kalau anda tanya, DPR tidak akan pernah setuju dengan impor (pangan) itu sebelum ada kejelasan clear dengan permasalahan sesungguhnya," ujar Edhy di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/3).

Menurut dia, impor pangan selalu jadi topik utama. Sementara akar masalah yang ada tidak pernah diberantas oleh pemerintah.

"Sebenarnya apa yang menjadi masalah impor itu, kalau kemudian harga tinggi lalu manfaatnya apa, buat nurunin harga? Enggak ada kan. Terus masalah kelangkaan kenapa kelangkaan?" tegasnya.

Politisi Gerindra ini melihat bahwa Kementerian Pertanian sudah memberikan data bahwa Indonesia terjadi surplus pangan. Namun kenapa masih dibilang adanya kelangkaan pangan?

Hal ini yang menimbulkan asumsi bahwa impor itu hanya untuk kepentingan segelintir orang yang mengejar rente.

"Pertanyaannya siapa yang diuntungkan oleh impor? Apakah konsumen? Apakah petani? Mungkin petani, tapi petani asing atau mafia," tandas wakil ketua umum Partai Gerindra ini.

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading