Prabowo: Cari Wakil Itu Yang Muda, Pintar, Mapan dan Bisa Bahasa Inggris

Jumat, 22 Maret 2019, 06:42 WIB | Laporan: Dar Edi Yoga

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno-Faisal/Rmol

RMOL. Di depan ribuan pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional (APNAS). Calon presiden nomor urut 02 mengungkapkan alasan kenapa memilih Sandiaga Uno sebagai calon waki presiden. Menurut Prabowo, alasan utama karena Sandi masih muda.

Prabowo mengungkapkan, sebelum menunjuk Sandi, Prabowo mengaku telah memiliki kriteria khusus untuk calon wakil presiden yang bakal mendampinginya. Kriteria ini, lanjutnya meminjam strategi yang lazim dipakai para panglima.

"Saya dari awal ingin calon wakil saya harus anak muda. Loh, kalau saya 68 tahun, pengganti saya harus lebih muda dari saya, dan dia harus fit, harus kuat, harus sehat. Dia harus pintar. Betul? Dan dia harus lebih pintar dari saya," kata Prabowo di Djakarta Theatre, Kamis (21/3).

"Anda tahu, itu adalah ilmu seorang panglima. Panglima harus memilih orang-orang yang paling pintar supaya dia tidak terlalu capek berfikir. Dan calon pemimpin nasional harus ganteng. Kalau saya 68 tahun, masih okelah. Jangan bandingkan saya sama Sandi sekarang. Bandingkan 20 tahun yang lalu," imbuh Prabowo disambut derai tawa para hadirin. Sandi yang berdiri di samping Ketua Umum Partai Gerindra itu pun ikut tertawa.

Prabowo lalu menambahkan kriteria lainnya, di antaranya cawapres harus memiliki pergaulan luas hingga sudah mapan dari segi ekonomi.

"Selain cerdas, ya kita harus juga perhatikan dunia internasional, dia harus bisa ngomong bahasa Inggrislah. Dan kalau bisa ya sudah mapan begitu, jadi nanti gak akan korupsi. Ya kan,?" kata Prabowo.

Prabowo menyatakan, Sandiaga adalah pilihan yang tepat karena memiliki semua kriteria yang ia cari. Hal itu terbukti saat masyarakat di berbagai daerah di Indonesia menyambut antusias setiap kunjungan yang dilakukan oleh Sandiaga.
Editor: Azairus Adlu

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading