Ada Rentetan Perjalanan Bangsa, Demokrat Bantah Klaim MRT Jokowi

Sabtu, 23 Maret 2019, 16:06 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

MRT/Net

RMOL. Klaim Presiden Joko Widodo yang mengatakan bahwa pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) adalah keputusan politiknya bersama Basuki Tjahaja Purnama dibantah Demokrat.

Pasalnya, proses pembangunan itu berkesinambungan dari pemimpin lama ke yang baru. Artinya, Jokowi tidak memulainya dari 0 dalam membangun MRT.

"Semuanya itu rentetan panjang perjalanan bangsa 73 tahun. NKRI itu terus ada pemimpin silih berganti, apa yang dilakukan Jokowi hari ini bukan kilometer 0 nya. Ini sudah ribuan kilometer yang lalu, kemudian dilanjutkan oleh beliau jadi nggak boleh klaim-klaim lah," ujar Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat ditemui di Kantor Bawaslu, Sabtu (23/3).

Dari hasil penelusuran, justru Gubernur DKI terdahulu, Fauzi Bowo atau Foke menjadi pihak pertama yang meresmikan pencanangan pembangunan proyek MRT.

Groundbreaking itu dilakukan secara seremonial di Stadion Lebak Bulus, Jakarta (26/4) tahun 2012 silam. Saat itu, Foke meresmikan pencanangan pembangunan tahap pertama koridor Selatan-Utara dari Lebak Bulus-Bundaran HI dengan panjang 15,7 km.

Belakangan, pernyataan Jokowi ini juga ramai di bicarakan dalam sosial media. Banyak warganet yang menyebut jika klaim Jokowi itu keliru.  

Sebelumnya, pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat mengenang kepemimpinannya bersama Ahok di Jakarta tahun 2012 silam saat menjalankan proyek MRT.

"Negara sebesar Indonesia ini masa baru punya MRT sekarang? Itu pun, putusan politiknya kita putuskan saat saya jadi Gubernur saat itu. Dengan Pak Ahok," kata Jokowi di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3).
Editor: Tuahta Arief

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading