Peretasan Akun Tokoh BPN Tak Pengaruhi Elektabilitas Prabowo-Sandi

Senin, 15 April 2019, 14:02 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net

RMOL. Peretasan akun media sosial (medsos) beberapa tokoh yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tak akan mampu menggerus tingkat elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

Ketua Umum Benteng Prabowo, Syafti Hidayat menduga peretasan dilakukan oleh orang-orang yang terafiliasi dengan kubu capres petahana, Jokowi. Hal itu mereka lakukan karena melihat tingkat elektabilitas Jokowi kian merosot.

"Ini karena kepanikan akibat elektabilitas petahana yang terus merosot menjelang pilpres," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/4).

Sebelumnya, akun media sosial milik beberapa petinggi BPN seperti Ferdinand Hutahaean, Imelda Sari, dan Said Didu diretas oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Setelah diretas, akun Twitter milik Ferdinand Hutahaean misalkan, @Ferdinand_Haean itu pun sempat menampilkan foto-foto tidak senonoh.

Meski demikian, ditekankan Syafti yang juga Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) ini, peretasan akun-akun di medsos tokoh BPN itu tidak akan mempengaruhi apapun, termasuk menggerus tingkat elektabilitas Prabowo.

"Yang membuat petahana kalah bukanlah akun medsos, tapi akibat kebijakan selama ini membuat rakyat semakin susah dan melarat," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading