Jimly Asshiddiqie: Presiden Terpilih Harus Rangkul Semua Pihak

Selasa, 16 April 2019, 14:23 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie/Net

RMOL. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie berharap presiden terpilih mampu merangkul semua golongan termasuk mantan rivalnya.

Hal itu disampaikan lantaran pemilihan umum (pemilu) 2019 dinilainya tegang, sehingga berpotensi adanya perselisihan. Namun ia menilai, hal tersebut merupakan proses demokrasi yang harus dijalankan dengan baik.

"Segera harus mengambil langkah-langkah merangkul, kalau pemimpin saling merangkul yang lain di bawah juga ikut, tapi kalau di atas tidak rukun ya di bawah jadi emosi. Jadi siapa yang menang harus merangkul, dan siapa yang tidak berhasil ya dia harus segera mengucapkan selamat," ungkapnya dalam Diskusi Media Dialektika, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (16/4).

Selain itu, Jimly juga meminta kepada dua pasangan calon presiden untuk menunjukkan kerukunan ke masyarakat luas  sebagaimana tokoh-tokoh pemimpin. Dengan itu Jimly berharap ke depan tokoh-tokoh masyarakat juga harus memastikan semua orang melihat pemilu ini hanya cara mengambil keputusan dalam mekanisme musyawarah mufakat.

"Kalau 260 juta rakyat Indonesia tidak musyawarah dan ngomong-ngomong sendiri-sendiri itu enggak bisa, jadi pemilu ini untuk mekanisme untuk musyawarah. Ini salah satu satu saja cara menerima keputusan mengenai siapa yang bakal memimpin negara kita di eksekutif maupun legislatif," tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading