KPK Diminta Bisa Sejukkan Situasi Politik Tanah Air

Selasa, 16 April 2019, 14:29 WIB | Laporan: Faisal Aristama

Aksi AMI di KPK/Net

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus dikawal termasuk pada masa tenang Pemilu 2019 agar tetap independen dan netral sampai masa pencoblosan 17 April besok.

"KPK netral yes, KPK bermain politik no! Hari tenang KPK jangan bermanuver dan jangan buat blunder yang bisa membuat situasi memanas," kata koordinator aksi Aliansi Muslim Indonesia, Ahmad Huzein saat berorasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/4).

Dijelaskan Ahmad, pihaknya memastikan akan terus mengawal KPK agar tetap berdiri netral sampai hari pencoblosan. "Jadikan hari tenang tanpa ketegangan. Tahan sampai pemilu, agar situasi politik tidak gaduh," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad mengaku khawatir dengan isu adanya oknum pegawai KPK yang terafiliasi partai politik. Kata dia, rakyat tidak ingin komisi pemburu koruptor yang notabena dibiayai rakyat justru bermanuver di tahun politik.

"Sudah kasat mata ada mantan pimpinan KPK masuk dalam barisan pendukung capres dan masuk dalam susunan calon menteri," ujar Ahmad.

Oleh karenanya, Ahmad menegaskan pihaknya berharap KPK bisa menjaga situasi perpolitikan tanah air tidak semakin memanas dengan tidak melakukan gerakan yang justru membuat polemik jelang pencoblosan.

"Sangat rawan jika ada segelintir oknum KPK yang ingin memuaskan nafsu untuk mendapatkan singgasana bermanufer jelang Pemilu. Sekali lagi, hari tenang jangan bikin tegang," pungkasnya.
Tag:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading